Jujur saja. Tidak semua orang datang ke Lombok untuk hotel mewah, infinity pool, atau sarapan prasmanan panjang. Ada juga yang datang karena capek. Capek dengan
Bayangkan kaki menyentuh pasir putih halus, angin laut mengusap wajah, dan suara ombak yang pelan seperti sedang menenangkan pikiran. Itulah kesan pertama saat tiba di
Jujur saja, mencari hotel yang benar-benar tenang di Lombok itu gampang-gampang susah. Banyak yang mengaku “private”, tapi nyatanya tetap ramai. Sampai akhirnya saya mengenal Nirvana
Pantai Gili Trawangan bukan cuma destinasi, tapi pengalaman. Pasir putih selembut tepung, laut sebening kaca, dan suasana santai yang bikin bahu otomatis turun. Kalau kamu
Pelabuhan Bangsal adalah titik awal yang sering luput dari perhatian, padahal di sinilah banyak cerita liburan di Lombok dimulai. Kalau kamu membayangkan liburan yang praktis,
Kalau kamu lagi cari pengalaman liburan yang beda, tenang, aku mau bisikkan satu nama yang sering bikin orang langsung pengin berangkat: Bukit Nanggi. Tempat ini
Bayangkan kamu bangun pagi, membuka jendela, dan yang terlihat adalah laut biru berkilau, pasir putih lembut, dan angin hangat yang membawa aroma asin laut. Itulah
Kalau kamu lagi merencanakan liburan di Lombok dan ingin merasakan sisi pulau ini yang lebih tenang, lebih dalam, dan lebih “kena di hati”, Bukit Kondo
Ada satu momen saat liburan ketika kamu berhenti bicara. Bukan karena capek, tapi karena terlalu indah untuk dijelaskan. Aku merasakannya waktu pertama kali menginjakkan kaki