Pernah nggak sih, kamu mencium aroma ayam bakar pedas yang langsung bikin perut bereaksi sebelum otak sempat mikir? Nah, di situlah ayam taliwang makanan khas
Pernah nggak sih kamu membayangkan sebuah tempat di mana pemandangan alamnya indah, orang-orangnya ramah, dan makanannya… wah, bikin lidah susah move on? Itulah kuliner Lombok.
Pernah nggak sih kamu mencium aroma ikan bakar yang gurih-manis, lalu tiba-tiba perut langsung “ngedumel” minta diisi? Nah, sensasi itulah yang biasanya muncul saat sate
Pernah nggak sih, lagi santai sambil membayangkan liburan ke Lombok, tiba-tiba teringat aroma pedas menggoda dari sepiring ayam bakar berlumur sambal merah menyala? Yup, itulah
Pernah nggak sih kamu berdiri di satu tempat, menarik napas panjang, lalu spontan berkata, “Wah…”? Itulah reaksi paling jujur saat pertama kali menikmati view Rinjani.
Pernah nggak sih kamu membayangkan berdiri di tepi kawah Gunung Rinjani, menghirup udara dingin yang bersih, sementara mata dimanjakan hamparan danau biru kehijauan di dasar
Pernah nggak sih kamu membayangkan berdiri di hamparan rumput luas berwarna keemasan, angin gunung menyapu wajah, dengan latar Gunung Rinjani yang megah? Itulah savana Rinjani,
Ada momen tertentu saat langit pelan-pelan berubah warna, angin laut menyentuh kulit, dan waktu terasa melambat. Di Lombok, momen itu sering bernama sunset Senggigi. Bukan
Jujur ya, ada tempat yang begitu kita sampai, hati langsung bilang, “Oke… aku betah.” Itulah kesan pertama banyak orang saat datang ke wisata Pusuk Sembalun.
Pernah nggak sih kamu duduk santai sambil membayangkan angin dingin yang menyapu wajah, aroma tanah basah, dan pemandangan Segara Anak yang biru muda berkilau? Sensasi