Saya masih ingat betul, waktu baru menikah dulu, pikiran pertama yang muncul soal liburan honeymoon adalah: “Ke mana ya yang bisa bikin kita berdua punya kenangan indah, nggak cuma foto-foto doang?” Setelah ngobrol panjang (plus debat kecil karena saya maunya pantai, pasangan maunya gunung), akhirnya kami sepakat: coba destinasi honeymoon romantis di Lombok.
Kenapa Lombok? Karena pulau ini punya paket lengkap. Mau pantai ada, gunung ada, desa budaya ada, bahkan pulau-pulau kecil nan eksotis pun ada. Jadi, sekali jalan bisa dapat banyak pengalaman. Dan benar saja, liburan wisata-4-hari-3-malam kami di sana jadi salah satu momen terbaik yang sampai sekarang nggak bosan kami ceritakan.
Buat kamu yang juga lagi bingung cari ide bulan madu, saya ceritakan pengalaman ini dengan harapan kamu bisa ikut merasakan, bahkan mungkin nanti ikutan jejak perjalanan kami. Oh ya, saya sempat kepikiran juga kalau paket Wisata Lombok Plus ini bisa banget jadi pilihan biar perjalanan lebih gampang.
Nah, inilah tujuh destinasi honeymoon romantis di Lombok yang bikin saya dan pasangan susah move on.
1. Destinasi Honeymoon Romantis di Lombok: Gili Trawangan
Begitu kapal speedboat merapat ke dermaga kecil Gili Trawangan, saya langsung merasa “wah, ini sih beda.” Tidak ada suara motor atau mobil, hanya sepeda dan cidomo (delman kecil khas Lombok). Rasanya damai banget.
Di hari pertama, saya dan pasangan cuma sewa sepeda dan keliling pulau. Bayangkan, angin laut menerpa wajah, jalan kecil yang dikelilingi pantai di kanan kiri, sambil sesekali berhenti buat foto. Malam harinya, kami makan malam romantis di tepi pantai, lengkap dengan lilin dan suara ombak.
Kalau ditanya, “momen paling berkesan di Gili Trawangan apa?” Jawabannya simpel: waktu pasangan saya berusaha main gitar yang dipinjam dari kafe, tapi nadanya kacau. Saya ketawa sampai perut sakit, tapi justru itu yang bikin momen makin hangat.
2. Honeymoon Romantis di Pantai Selong Belanak
Hari kedua, kami berangkat ke Pantai Selong Belanak. Jujur, awalnya saya pikir “paling ya pantai lagi, pemandangan sama saja.” Eh ternyata saya salah besar. Pantai ini punya pasir putih yang super halus, bentuk teluknya cantik banget, dan suasananya lebih tenang dibanding pantai lain.
Saya coba-coba surfing (karena katanya pantai ini cocok untuk pemula). Hasilnya? Jangan ditanya. Saya jatuh berkali-kali, sampai ditolongin instruktur. Pasangan saya duduk di pasir sambil ngakak nggak berhenti. Tapi justru dari momen konyol itu, saya merasa honeymoon ini bukan cuma soal romantis, tapi juga soal tertawa bareng.
Menjelang sore, kami duduk di pasir, tangan saling menggenggam, menunggu matahari pelan-pelan tenggelam. Sunset di sini benar-benar juara.
3. Destinasi Honeymoon Romantis di Lombok: Desa Sade
Biar nggak bosan pantai melulu, kami mampir ke Desa Sade, desa tradisional suku Sasak. Dari luar saja sudah kelihatan unik: rumahnya beratap alang-alang, lantainya dari tanah liat yang dipadatkan.
Warga desa sangat ramah. Ada ibu-ibu yang dengan sabar mengajarkan pasangan saya menenun. Lucunya, hasil tenunannya malah kusut dan benangnya putus. Kami tertawa bareng, sementara ibu itu cuma tersenyum, mungkin sudah biasa melihat turis payah seperti kami.
Di sini, saya merasa honeymoon kami jadi lebih bermakna. Tidak cuma bersenang-senang, tapi juga mengenal budaya yang begitu kaya.
4. Honeymoon Romantis di Air Terjun Tiu Kelep
Petualangan berikutnya agak ekstrim. Kami trekking ke Air Terjun Tiu Kelep di Senaru. Perjalanannya lumayan melelahkan, apalagi buat saya yang bukan anak gunung. Tapi begitu mendengar suara gemuruh air, semangat langsung naik.
Air terjunnya megah banget, jatuh dari ketinggian, dikelilingi hutan yang hijau. Saya dan pasangan langsung nyebur. Dinginnya luar biasa, tapi seru. Ada kejadian konyol juga: sandal saya kebawa arus, dan pasangan saya nyebur lagi buat ngejar. Saya ketawa sambil teriak, “Itu sandal kesayangan loh!” Untung bisa ketemu.
Di perjalanan pulang, kami basah kuyup, tapi hati rasanya hangat banget.

5. Destinasi Honeymoon Romantis di Lombok: Gili Air
Kalau Gili Trawangan ramai, Gili Air terasa lebih sepi dan romantis. Kami nginap di bungalow kayu kecil dengan teras langsung menghadap pantai. Rasanya seperti punya pulau sendiri.
Kegiatan favorit di sini jelas snorkeling. Airnya jernih, karangnya indah, dan ikan-ikan berwarna-warni berenang di sekitar kami. Saking asyiknya, saya sempat lupa waktu sampai kulit agak gosong. Pasangan saya protes, “Nanti pulang jadi hitam, fotonya nggak matching sama aku.” Saya cuma bisa ngakak.
Sore harinya, kami duduk di ayunan kayu yang ada di pinggir pantai. Kaki terendam air, langit oranye keemasan, suasana benar-benar bikin lupa dunia.
6. Honeymoon Romantis di Bukit Merese
Bukit Merese jadi salah satu highlight perjalanan kami. Untuk naik memang butuh usaha sedikit, tapi begitu sampai di atas, semua capek langsung terbayar. Dari sana, garis pantai terlihat panjang, laut biru membentang sejauh mata memandang.
Ada kejadian lucu juga, pasangan saya sempat takut jatuh karena jalannya agak licin. Saya gandeng tangannya erat-erat, sampai akhirnya kami bisa duduk di puncak. Sunset di Bukit Merese… serius, itu salah satu sunset terindah dalam hidup saya.
Foto berdua dengan latar belakang langit jingga jadi salah satu kenangan yang selalu bikin kami senyum setiap lihat album honeymoon.
7. Destinasi Honeymoon Romantis di Lombok: Pantai Pink
Hari terakhir, kami sengaja menutup perjalanan di Pantai Pink. Pasirnya yang berwarna kemerahan bikin suasananya terasa istimewa. Rasanya romantis banget, apalagi karena tempat ini tidak terlalu ramai.
Kami gelar tikar kecil, makan bekal nasi bungkus sambil menikmati deburan ombak. Simpel, tapi justru itu yang bikin berkesan. Honeymoon bukan tentang mewah atau mahal, tapi tentang kebersamaan dan momen yang tulus.
Saya sempat bilang ke pasangan, “Coba pantai ini deket rumah, tiap sore pasti kita ke sini.” Dia cuma senyum, lalu bilang, “Kalau deket, nggak bakal sespesial ini.” Dan saya sadar, benar juga.

Tips Asyik Menikmati Honeymoon di Lombok
- Kalau bisa, pilih paket perjalanan kayak wisata-4-hari-3-malam biar lebih santai.
- Jangan lupa bawa kamera, karena setiap sudut Lombok layak difoto.
- Bawa sunblock, topi, dan sandal nyaman, biar tetap aman dan nyaman.
- Cicipi kuliner khas seperti ayam taliwang dan plecing kangkung. Honeymoon tanpa kuliner, kurang lengkap rasanya.
Penutup: Kenangan Tak Tergantikan dari Destinasi Honeymoon Romantis di Lombok
Setelah perjalanan selesai, saya dan pasangan sama-sama merasa bersyukur. Setiap destinasi honeymoon romantis di Lombok yang kami kunjungi membawa cerita, mulai dari momen romantis, kejadian konyol, sampai rasa kagum yang nggak habis-habis.
Yang paling penting, perjalanan ini membuat kami semakin dekat. Honeymoon di Lombok bukan sekadar liburan, tapi jadi bagian dari kisah cinta kami. Dan percaya deh, begitu kamu mencoba sendiri, kamu juga akan jatuh cinta.
Jadi kalau kamu sedang cari tempat bulan madu, jangan ragu. Objek wisata Lombok punya semua yang kamu butuhkan: pantai, budaya, pegunungan, dan yang terpenting, suasana romantis yang bikin hati hangat.
Akhir kata, destinasi honeymoon romantis di Lombok ini bukan cuma tempat wisata, tapi tempat menciptakan kenangan yang nggak akan pernah terlupakan.





